Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2020

Penjualan Tiket di Bandara Soekarno Hatta Ditiadakan

Sepanjang periode H-7 (Senin, 21/7/2014) hingga H+7 (Senin, 4/8) Lebaran, maskapai penerbangan tidak melayani pembelian tiket di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Calon penumpang dipersilakan membeli tiket secara daring atau di kantor penjualan di luar bandara.
“Ini salah satu upaya kami menghilangkan calo tiket selama masa angkutan Lebaran,“ jelas Sekretaris PT Angkasa Pura (AP) II Daryanto di Jakarta, kemarin.

AP II memperkirakan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada puncak arus mudik H-3 hingga H-1 Lebaran mencapai sedikitnya 185 ribu penumpang per hari.

Pada H-3 atau kemarin, pergerakan penumpang di bandara tersibuk di Indonesia itu diprediksi sebanyak 185.556 penumpang atau naik 10,44% dari tahun lalu.

Kemudian, pada H-2 diperkirakan 189.172 penumpang atau naik 13,71% ketimbang 2013. Pada H-1 sedikitnya 185.443 penumpang atau naik 14,63% dari tahun lalu. Total pergerakan penumpang pada arus mudik dan arus balik di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai 2,84 juta penumpang, meningkat 7,11% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik memperkirakan konsumsi avtur, BBM untuk pesawat terbang, me ningkat 8,6% karena banyak pengguna transportasi darat yang beralih.

“Artinya, jika kita lihat dari pemakaian avtur, kesejahteraan masyarakat kita meningkat.“
Adapun terkait konsumsi BBM untuk angkutan darat, Jero mengimbau para pemudik tidak pikir panjang untuk memakai bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. “Itu stoknya tidak terbatas.“

Jero menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir elpiji akan langka. Pertamina selama musim mudik dan persiapan Lebaran 2014 mewajibkan tiap SPBU selain menjual BBM juga menyediakan elpiji. Masih dalam kaitan konsumsi energi, PLN mengistirahatkan 16 pembangkit listrik berkapasitas total 6.706 mw secara bergiliran. Masa istirahat sebagai respons menurunnya konsumsi listrik periode Lebaran itu berlangsung Kamis (24/7)-Selasa (5/8).

Menurut Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto, konsumsi listrik di berbagai daerah diperkirakan turun 6,75%-38% jika dibandingkan hari normal. Di Jawa misalnya, beban puncak yang normalnya 23.350 mw akan turun menjadi 14.481 mw pada hari H Lebaran.

IHSG ambles Di hari terakhir sebelum libur Lebaran, indeks harga saham gabungan (IHSG) merosot 9,83 poin dan ditutup di level 5.088,80. Nilai tukar rupiah dalam perdagangan kemarin juga ikut turun, yakni 60%, ke 11.591 per dolar AS.

Ekonom Bank Permata Josua F Pardede mengatakan penurunan rupiah dan IHSG disebabkan akan memasuki libur panjang menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pasar hanya melonjak merespons penyelanggaran Pilpres 9 Juli. Setelah itu, euforia berhenti.
“Pasar sudah mulai mereda, puncaknya sehari setelah 9 Juli lalu“ jelasnya.
Saat ini pelaku pasar menunggu data inflasi dan neraca transaksi perdagangan yang akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 4 Agustus mendatang. “Ekspektasi neraca transaksi perdagangan defisit sekitar US$300 juta,“ Josua. (*/E-1) Media Indonesia, 26 Juli 2014, Halaman 13

Kamis, 22 Juni 2017

Materi Pengguna Jasa Rental Mobil Di Jakarta Untuk Pemula

Pengguna Jasa Rental Mobil Jakarta
Materi Pengguna Jasa Rental Mobil Di Jakarta Untuk Yang Baru pertama kali menggunakan mobil sewa - kembali lagi berbicara tentang Layanan Jasa Rental Mobil Di Jakarta bagi Pemula ? Nah ini pertanyaan yang sangat penting di perhatikan dan sangat perlu anda ketahui.

Bagaimana dengan pemula pengguna Jasa Rental Mobil Di Jakarta dalam memilih unit mobil sewa yang Tepat untuk transportasi perjalanan anda.

Perlu kita pahami memilih Perusahaan penyewaan Mobil terbaik untuk Transportasi haruslah cermat dan berhati hati. Karena disebabkan menyangkut keselamatan jiwa anda, maka dari itu sangatlah penting memilah-milah dalam menentukan layanan Jasa Rental Mobil di Jakarta yang mana lebih berkualitas dan Terpercaya, sehingga dapat merasakan manfaat seperti kenyamanan, keamanan dan kepuasannya saat di perjalanan dengan memilih Layanan Jasa penyewaan tersebut.

Ada beberapa materi-materi dasar yang harus di perhatikan bagi pengguna Jasa Rental Mobil di Jakarta untuk pemula :

Legalitas Bentuk dan Nama Perusahaan Rental Mobil Jakarta.
Pilihlah Perusahaan dengan nama yang sudah terkenal yang sering di rekomendasikan dan banyak peminat penggunanya, pokus hanya untuk satu bidang Jasa Rental Mobil. Perhatikan bentuk Perusahaan tersebut seperti wadah kantor yang jelas dan izin usaha yang sah.

Kondisi Armada Mobil yang Sehat.
Ini sangatlah penting, Kondisi armada mobil merupakan penentu akan faktor kenyamanan, kemanan dan kepuasan anda. periksalah mobil yang mana akan anda pilih untuk menemani perjalanan anda dengan melakukan pengecekan mendasar seperti memeriksa keadaan mesin, Ban dan Rem.

Legalitas Surat-surat Armada Mobil.
Legal litas surat surat yang harus di perhatikan seperti STNK yang sudah membayar Pajak, ini untuk mengantisipasi kenyaman anda saat di perjalanan dengan mengikuti peraturan Berlalulintas.

inilah beberapa materi singkat yang harus di perhatikan, semoga materi ini bisa bermanfaat bagi pengguna jasa rental mobil di Jakarta Riau, Indonesia.

Kunjungi Perushaan kami untuk Rekomendasi yang tepat memilih Jasa Transportasi Rental Mobil Di Jakarta.

Selasa, 19 Januari 2016

Pembelian Bus Terancam tidak Tercapai

"Bus harus bisa tambah banyak tahun ini. Fokus PT Transportasi Jakarta itu dulu."
Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta


SALAH satu badan usaha milik daerah (BUMD) yang terancam tidak dapat mencapai target proyek akibat penolakan penyertaan modal pemerintah (PMP) 2016 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ialah PT Transportasi Jakarta. Penolakan terjadi di tengah upaya ambisius BUMD itu untuk mendatangkan 2.000 bus dan menarik 1 juta penumpang.

PT Transportasi Jakarta sudah merencanakan pembelian 2.000 bus tahun ini. Untuk itu, Pemprov DKI menganggarkan Rp1,2 triliun dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan penambahan bus itu mutlak dilakukan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan mutu pelayanan PT Transportasi Jakarta kepada masyarakat.

Di samping itu, bus-bus baru dibutuhkan segera agar bisa menggantikan bus-bus yang sudah usang.

“Bus harus bisa tambah banyak tahun ini. Karena fokus Trans-Jakarta itu dulu supaya nantinya Trans-Jakarta juga bisa menguasai rute angkutan umum lain,” kata Ahok, Kamis (7/1).

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono menyatakan pendan aan dari pemerintah tersebut sangat penting. Tahun ini ia diberi tugas agar mampu meningkatkan jumlah penumpang hingga mencapai 1 juta penumpang per hari. Padahal saat ini jumlah penumpang yang bisa diangkut armada Trans-Jakarta di seluruh koridor hanya 320.000 hingga 350.000 per hari. Menurut Budi, target tersebut tidak akan tercapai tanpa peningkatan fasilitas termasuk pembelian bus.

Dalam membeli bus pun dia tidak mau asal pengadaan.

Dirut yang baru beberapa hari lalu dilantik itu mengatakan hanya akan memilih merek bus yang sudah berpengalaman dan teruji digunakan di berbagai negara. Selain itu, ia akan menerapkan standar agar produsen bus yang bisa mengikuti lelang pengadaan hanyalah yang memiliki agen pemegang merek.

“Untuk saat ini saya mengutamakan bus dari Eropa yang sudah cukup teruji. Selain itu, harus ada agen pemegang merek. Supaya kalau ada apaapa, kami bisa komplain serta garansi pemeliharaan dan perawatan jelas,” ujarnya, Jumat (8/1).

Namun, penambahan bus bukan jalan satu-satunya untuk meningkatkan jumlah penumpang. Kualitas pelayanan dari segi fasilitas penunjang dan SDM juga perlu ditingkatkan. (Put/Ssr/J-4) Media Indonesia, 11/01/2016 Halaman 21

Senin, 15 Desember 2014

PEMPROV DKI Tarif Taksi Naik Operator belum Untung

TARIF taksi telah resmi naik sejak Jumat (5/12) lalu melalui keluarnya persetujuan Gubernur DKI Jakarta. Kepala Bidang Angkatan Darat Dinas Perhubungan DKI Emmanuel Kristianto menyatakan tarif atas taksi dihitung dan ditentukan Dinas Perhubungan DKI, Organda DKI, serta pihak operator taksi.

Namun, Ketua Dewan Pengurus Daerah Organda DKI Safruan menyatakan kenaikan tarif belum bisa mendatangkan keuntungan bagi perusahaan taksi. Menurutnya, besaran kenaikan tarif yang diputuskan saat ini baru bisa menutupi kenaikan berbagai biaya operasional.

“Kenaikannya masih minimal. Baru bisa menutupi biaya-biaya operasional, gaji sopir, kenaikan harga suku cadang, dan pemeliharaan.Untuk itu, mudah-mudahan ada penyesuaian setiap dua tahun karena ada inflasi dan sebagainya,“ kata Safruan, kemarin.

Tarif buka pintu batas bawah taksi di DKI diputuskan naik menjadi Rp7.500 dari sebelumnya sebesar Rp6.000.Sementara itu, tarif per kilometernya naik dari Rp3.600 menjadi Rp4.000. Tarif tunggu per jamnya menjadi Rp48 ribu dari Rp36 ribu.

Adapun tarif batas atas untuk buka pintu Rp8.500 dari sebelumnya Rp7.000.Tarif per kilometernya naik Rp3.600 menjadi Rp4.600, sedangkan tarif tunggu per jamnya menjadi Rp55 ribu.

Menurut Safruan, masyarakat sudah mengetahui soal adanya kenaikan tersebut sehingga, menurutnya, operator taksi tidak akan terlalu lama mengalami masa penyesuaian terhadap tarif baru.Safruan pun menyatakan kenaikan tarif itu telah dihitung agar tidak memberatkan masyarakat. (Put/J-1) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 8

Sabtu, 29 November 2014

Tarif Resmi Hentikan Pertengkaran

Tarif baru yang resmi diberlakukan di Jakarta dan sekitarnya membuat penumpang dan awak angkutan memiliki kepastian soal ongkos yang harus dibayar. Ulah awak angkutan yang lebih dulu menaikkan tarif memicu pertengkaran dengan penumpang.

Kenaikan tarif angkutan umum reguler yang resmi diberlaku kan di DKI Jakarta mulai kemarin membuat para pengemudi merasa lega karena tidak perlu lagi bertengkar dengan penumpang. Namun, di sisi lain, biaya yang dikeluarkan penumpang menjadi lebih tinggi.

Berdasarkan pantauan, kenaikan tarif angkutan umum reguler telah terjadi sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).Awak angkutan langsung menaikkan tarif sehingga memicu protes penumpang karena penaikan tarif belum ditetapkan secara resmi.

Tarif bus kota, Kopaja, dan metromini yang semula Rp3.000 naik menjadi Rp4.000, demikian halnya dengan angkutan kota (angkot).
“Saya bersyukur tarif sudah resmi dinaikkan. Sebelumnya, saya sering adu mulut sama penumpang. Mereka (penumpang) enggak terima tarif dinaikkan sepihak (oleh awak angkutan),“ ujar Abdul, sopir KWK 06A jurusan Kampung Melayu-Cililitan.

Menurutnya, kenaikan tarif Rp1.000 sudah membantunya menutup setoran meskipun sebetulnya kurang ideal. Karena tanpa penaikkan tarif, setoran yang harus ditanggungnya tidak akan tertutup. Setiap hari, ia harus menyetor kepada pemilik angkutan Rp150 ribu.
Selain itu, mobilnya harus diisi BBM jenis premium Rp130 ribu dari semula sekitar Rp90 ribu. “Kalau tarif enggak naik, saya bisa nombok setiap hari,“ tuturnya.

Sementara itu, salah seorang sopir metromini 75 jurusan Blok M-Pasar Minggu, Ucok, 35, saat sditemui di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, mengaku tidak menaikkan tarif melebihi Rp1.000. Apalagi, pemilik metromini yang dikemudikannya mengultimatum untuk tidak menaikkan tarif lebih dari Rp1.000, atau dari Rp3.000 menjadi Rp4.000. Selain itu, kata Ucok, penaikan tarif yang terlalu tinggi bisa membuat jumlah penumpang merosot.

Ia juga mengakui, sejak tarif angkutan dinaikkan memang jumlah penumpang berkurang.Oleh karena itu, pada jam sepi penumpang, ia memilih tidak beroperasi atau mengetem, ketimbang beroperasi menghabiskan BBM tapi sepi penumpang. Beli premium Di tempat yang sama sopir Kopaja 616 jurusan Blok MCipedak, Koko, 31, juga mengaku menaikkan tarif Rp1.000 sejak harga BBM naik.

Sebelum kenaikan harga BBM, ujarnya, biaya yang harus dikeluarkannya untuk membeli premium sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per hari. Akan tetapi, setelah harga BBM naik, biaya yang harus dikeluarkannya berkisar mulai Rp230 ribu sampai Rp250 ribu. “Semua angkutan di sini rata menaikkan tarif Rp1.000 per penumpang. Enggak ada yang nambah atau ngurangin,“ ujarnya.

Kenaikan tarif angkutan juga terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, dan Kota Tangerang, Banten. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi juga menaikkan tarif angkutan reguler mulai 20 November lalu sebesar 30%, yaitu dari Rp3.000 menjadi Rp4.000.

“Setelah melakukan pertemuan dengan pihak Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang, disepakati kenaikan tarif angkutan umum sebesar Rp1.000,“ kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Tangerang Sugiharto Achmad Bagja, kemarin.
Hal itu dibenarkan Sekretaris Organda Kota Tangerang Luster Siregar. “Kenaikan tarif sudah kami sepakati dan mudah-mudahan bisa diterima semua pihak,“ kata dia. (Nel/ SM/J-3) Media Indonesia, 25/11/2014, halaman 6

Jumat, 31 Oktober 2014

Keberadaan Petugas Tol Tagih Kartu Survei Bikin Kaget

Keberadaan petugas itu baru terlihat saat kendaraan sudah berada di bawah jembatan. Pada Minggu (26/10) pagi saya masuk Tol Bekasi. Saya dari arah Bogor masuk ke Tol Jati Asih dll untuk menuju ke arah Tol Karawang Barat. Saat itu saya menerima kartu survei dari petugas tol. Kartu tersebut berwarna biru muda dan diserahkan begitu saja oleh petugas tol saat saya membayar tol.

Saya tidak mengerti apa maksud dan gunanya kartu survei tersebut. Saya bertanya kepada petugas tol. Jawabannya tidak jelas. Petugas itu hanya mengatakan itu merupakan kartu survei untuk diserahkan kepada petugas di tol berikutnya.

Saat masuk tol setelah membayar pada petugas, kemudian menuju Tol Bekasi saya sempat membaca sekilas tulisan di kertas yang diberikan, tertulis kartu survei. Saya tidak sempat melihat pengumuman soal kartu tersebut di tol. Saya tetap tidak mengetahui apa kegunaan kartu survei itu.

Ketika belok kiri untuk masuk Tol Cikampek, saya sempat khawatir melihat padatnya kendaraan. Kendaraan cukup menumpuk di turunan menuju Tol Cikampek tersebut. Saya berpikir mungkin karena Minggu, jadi tol ke luar kota ini pasti macet dan kendaraan menumpuk.

Namun, saya tertegun karena rupanya itu bukan macet akibat banyaknya kendaraan, melainkan karena ada petugas yang mengambil kartu survei yang tadi diberikan petugas saat membayar tol.Keberadaan petugas yang berdiri di bawah jembatan menuju Tol Cikampek itu membuat kendaraan melambat dan akhirnya kendaraan cukup banyak menunggu.

Ada sekitar dua atau tiga petugas berdiri di sisi kanan mengambil kartu survei. Ada lagi sekitar tiga petugas kalau tidak salah di sisi kirinya. Saya masih tidak mengerti apa sebenarnya yang dilakukan petugas itu dan apa gunanya kartu survei itu. Informasi soal kartu survei pun tidak saya temukan lagi di jalan Tol Cikampek hingga saya keluar di Tol Karawang Barat. Setelah itu, saya lupa soal kartu survei di tol.

Ternyata, saat kembali menuju Bogor, kalau tidak salah di pintu Tol Karawang Barat untuk masuk tol, atau di pintu tol berikutnya petugas tol kembali memberikan kartu survei. Karena kendaraan begitu padat, dan macet, saya tidak sempat lagi bertanya untuk apa kartu itu. Saya hanya memegangnya dan menyimpannya. Padatnya kendaraan tidak memungkinkan untuk bertanya lebih jauh.

Yang membuat agak terkejut ialah ketika akan masuk Tol Jagorawi. Saat kendaraan melaju kencang, ternyata ada petugas berdiri di bawah jembatan tol yang akan masuk Jagorawi. Petugas menagih kartu survei yang diberikan petugas di pintu tol sebelumnya. Terus terang saya agak terkejut karena keberadaan petugas itu membuat kendaraan yang tengah menurun dengan laju yang cukup kencang di tol tiba-tiba harus mengerem dan berhenti.

Keberadaan petugas itu baru terlihat saat kendaraan sudah berada di bawah jembatan. Semua kendaraan saat itu melaju cukup kencang karena tol Jagorawi sore itu dalam keadaan cukup lengang. Saya tetap tidak mengerti untuk apa kartu survei tersebut. Yang saya rasakan, saya cukup kaget dengan adanya petugas yang berdiri di sisi kanan jalan dan membuat kendaraan harus berhenti tiba-tiba saat akan masuk ke Tol Jagorawi. Kondisi itu tentu sangat berbahaya. Ani Bogor. Media Indonesia, 31/10/2014, Halaman : 11

Rabu, 13 Agustus 2014

Tol Cikampek-Palimanan Tetap Jadi Solusi

PEMERINTAH optimistis bahwa selesainya proyek Tol Cikampek¬-Palimanan akan mengatasi kemacetan di Simpang Jomin. Akan tetapi pemerintah diingatkan untuk mempercepat pembebasan lahan. Hal ini dikemukakan oleh pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soengijapranata Semarang, Djoko Setijowarno. “Ada Tol Cikampek¬-Palimanan itu bukan jaminan bisa lancar. Pasalnya, jumlah ken daraan kan juga akan terus bertambah, ditambah lagi lalu lintas keluar-masuk kendaraan ke tol itu,“ kata Djoko saat dihubungi, kemarin.

Di sisi lain, Djoko melihat penyelesaian Tol Cikampek¬ Palimanan itu masih akan terkendala oleh persoalan pembebasan lahan, yang me rupakan persoalan kunci utama yang harus diselesaikan. “Membangun fisik itu mudah dan dapat dilakukan dengan cepat, yang lama itu proses pembebasan lahannya. Pembebasan lahan di Indonesia itu prosesnya rumit,“ jelas Djoko.

Sebelumnya, pemerintah, melalui Wamenhub Bambang Susantono, Sabtu (2/8), menyatakan bahwa penyelesaian tol sepanjang 116 km pada 2015, akan menghapus atau mengurangi kemacetan selama mudik Lebaran. Namun, Djoko mengimbau pemerintah tidak hanya memfokuskan pembangun in frastruktur tol tersebut di Pulau Jawa, tetapi juga perhatikan pembangunan infrastruktur di luar Jawa.
Transportasi nyaman dan memberikan keleluasaan adalah sewa mobil Semarang yang infonya dapat anda lihat di Gloria Rent Car.

Di sisi lain, kemacetan yang tak terhindar kan di masa puncak arus balik Lebaran 2014 membuat kepolisian melakukan berbagai jenis rekayasa lalu lintas. Yang diutamakan ialah memberi jalan kepada pemudik yang hendak kembali ke Ibu Kota dan kota besar lain.

Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Polri Kombes Agus Rianto mengatakan, kemarin, rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan itu, antara lain dengan pengaturan, penutupan, atau pengalihan arus. Dia pun meminta pemudik tetap berhati-hati dalam berkendara. Sebab jika tidak, mereka potensial menambah jumlah kecelakaan na sional di masa mudik yang hingga Sabtu (2/8) sudah mencapai 2.351 insiden.

Akibat kecelakaan itu, 516 orang dinyatakan meninggal dunia, 813 orang luka berat, dan 3.067 lainnya cedera ringan. Walau demikian, tukas Agus, jumlah kecelakaan dan korban tahun ini menurun 17% ketimbang tahun se belumnya pada periode sama. (Riz/Kim/X-6) Media Indonesia, 4 Agustus 2014, Halaman 1

Minggu, 06 Juli 2014

JAKARTA SELATAN 500 Bus Gratis Disediakan untuk Mudik

PT Jasa Raharja (JR) menyediakan 500 armada bus untuk mengangkut sekitar 27 ribu pemudik yang biasanya menggunakan sepeda motor. Untuk program mudik gratis itu, pihak Jasa Raharja menganggarkan dana hingga Rp14,9 miliar. Hal itu guna mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di musim mudik Lebaran.

“Dengan semakin banyak pemudik sepeda motor pulang menggunakan bus, diharapkan tingkat kecelakaan selama mudik bisa diturunkan,“ ujar Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Setyarso, saat meninjau pembukaan program mudik gratis di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta, kemarin.

Syarat ikut mudik gratis ialah para calon pemudik membawa STNK motor, SIM, dan kartu keluarga ke tempat pendaftaran. Hal itu dilakukan agar semakin banyak biker yang mudik dengan menggunakan bus yang dinilai lebih aman.

Budi menambahkan pihaknya menyediakan 64 rute kota tujuan ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Lampung. Titik keberangkatan dipusatkan di tiga kota, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Semarang.

Pada kesempatan serupa, Direktur Operasional PT Jasa Raharja Budi Raharjo menjelaskan proses pendaftaran secara daring atau SMS telah diselenggarakan pada 16-21 Juni lalu. Adapun pendaftaran langsung mulai dibuka pada 1-4 Juli.

Di Bekasi, pendaftaran mudik gratis bagi pengendara motor oleh Kementerian Perhubungan resmi dibuka kemarin. (Tlc/Gan/J-5) Media Indonesia, 2 Juli 2014, Halaman 8

Kamis, 22 Mei 2014

Lebaran, Pantura belum Mulus

Perbaikan jalur pantura mulai RembangBrebes, Jawa Tengah, diperkirakan tidak akan rampung hingga musim mudik Lebaran tiba. Hingga kemarin,perbaikan di be berapa titik jalur pantura, terutama pembetonan badan, terus dilakukan. Namun, sebagian lain masih belum tersentuh.

Di beberapa titik bentuknya masih berupa urukan hasil kerja darurat infrastruktur oleh anggota TNI beberapa waktu lalu.
Bahkan, sebagian lainnya masih dibiarkan bergelombang dan berlubang cukup dalam dan lebar. Misalnya saja, seperti pada ruas jalur lingkar Pemalang, ruas jalur Demak-Kota Semarang, ruas Rembang-Pati, dan Tegal-Brebes. Akibatnya, hampir setiap hari terjadi antrean panjang dan ketidaknyamanan pengendara.

Perbaikan pembetonan badan, peninggian badan jalan, serta penambalan jalan yang dilakukan sepenggal-sepenggal juga menimbulkan ketersendatan lalu lintas. Terkesan, perbaikan jalur pantura tidak mengutamakan kualitas.

“Setiap tahun dilakukan perbaikan dan hasilnya hanya beberapa bulan sudah kembali rusak karena kualitas jalan yang buruk. Beban tonase dan cuaca selalu menjadi kambing hitam,“ kata ahli dan Kepala Laboratorium Transportasi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno. Jalan beton yang dibangun, kata Djoko, sesuai dengan karakteristiknya tahan terhadap cuaca seperti penghujan karena menggunakan bahan baku semen. Namun, kenyataannya hanya beberapa bulan dibangun sudah retak dan berlubang. Hal itu membuktikan kualitas jalan yang jauh dari standar.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan dengan melihat kondisi yang ada dan rencana pembangunan jalan, perbaikan jalan tidak akan selesai pada saat musim Lebaran nanti dan perbaikan dilanjutkan kembali seusai Lebaran.

“Kita sampaikan jujur kepada masyarakat bahwa Bina Marga tidak akan dapat menyelesaikan perbaikan jalan hingga Lebaran mendatang sehingga warga pengguna jalan harus siap-siap menghadapi segala kemungkinan akibat belum rampungnya pembangunan jalan tersebut,“ kata Ganjar. Meskipun belum selesai diperbaiki, tambah Ganjar, seluruh jalan yang ada tetap dapat dilintasi. “Saya minta diprioritaskan yang rusak parah sehingga Lebaran tetap bisa dilalui,“ tambahnya.

Tuntas Di Jawa Barat, jalur alternatif untuk mudik Lebaran di wilayah Subang juga mulai diperbaiki. Pihak Polres Subang berharap pada H-30 Lebaran proses perbaikan harus tuntas.

Menurut Kasat Lantas Polres Subang AK Bariu Bawana, jalanjalan alternatif yang dalam perbaikan tersebut di antaranya jalan Pabuaran-Cipendeuy dan Purwadadi-Kalijati yang saat ini sudah mencapai 40%.

“Proses perbaikannya sudah mencapai 40% dan diharapkan akan tuntas pada H-30 Lebaran. Perbaikan jalan tersebut dilakukan dengan betonisasi,“ kata Bairu Bawana, kemarin. Menurut Bairu, selain dua ruas jalan alternatif, jalan lain yang sedang dalam proses perbaikan ialah jalur Rawa BadakCikamurang yang akan menghubungkan Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu.

Jalan alternatif PabuaranCipendeuy merupakan jalan kabupaten sehingga seluruh anggarannya dibiayai Pemerintah Kabupaten Subang, yakni sebesar Rp161 miliar.

Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Subang, Andri M Priatna, menyebutkan ruas jalan yang menjadi prioritas diperbaiki di antaranya ruas jalan Cipeundeuy-Pabuaran sepanjang 10 km, Pabuaran-Sarengseng sepanjang 7 km, Kalijati-Sukamandi sepanjang 22 km, dan ruas jalan Ciasem-Cilamaya sepanjang 15 km. (FR/RZ/N-1) Media Indonesia, 19/05/2014, halaman 10

Sabtu, 22 Maret 2014

Menuju Era Terminal Moderen

Terminal Manggarai menjadi satu-satunya terminal di Jakarta yang berintegrasi dengan halte Trans-Jakarta dan stasiun kereta api. Sopir diwajibkan memasuki jalur trayek yang telah tersedia berdasarkan jenis angkutan. Sopir dilarang menurunkan dan menaikkan penumpang di luar jalur trayek.

TERMINAL Manggarai, Jakarta Selatan, menjanjikan kemudahan bagi penggunanya. Tiga eskalator (tangga jalan) di area pintu masuk Terminal Manggarai membuat penumpang angkutan umum tak perlu lelah naik dan turun tangga menuju halte Trans-Jakarta dan Stasiun Kereta Manggarai.

Kolam ikan kecil dilengkapi taman minimalis di sisi depan, samping, dan belakang serta lampu taman dan kursi tunggu membuat Terminal Manggarai lebih nyaman. Beberapa penumpang terlihat duduk di sekitar lobi utama terminal sambil menunggu metromini, Kopaja, dan mikrolet yang melintasi jalur trayek.

Tiga jalur trayek dengan lebar sekitar 2 meter dilapisi atap berbahan transparan yang elegan membuat penumpang tidak perlu khawatir kepanasan dan kehujanan saat menunggu angkutan tiba. Jalur pertama khusus untuk metromini, jalur kedua khusus untuk Kopaja, dan jalur ketiga khusus mikrolet.
Satu lift dan satu toilet beserta wastafel, juga kursi tunggu, tersedia di lobi utama dan di lantai dua. Di terminal, penumpang bisa melepas lelah serta menggunakan lobi dan lift untuk menuju halte TransJakarta dan Stasiun Manggarai, juga Pasar Raya Manggarai.

Kepala Regu Terminal Manggarai Waluyo mengungkapkan Terminal Manggarai merupakan satu-satunya terminal modern yang terintegrasi dengan halte bus Trans-Jakarta dan Stasiun Kereta Manggarai. “Jadi kalau mau ke halte, bisa belok ke kanan. Di sana sudah ada loket pembelian tiketnya. Kalau mau ke stasiun, tinggal lurus terus,“ terangnya. Dia juga menerangkan, di lantai 2 terminal disediakan foodcourt, ruang tunggu dengan 15 set kursi, tiga pendingin ruangan berkapasitas besar, empat unit kipas angin, tiga unit toilet lengkap dengan wastafel.

Adapun di lantai tiga merupakan kantor Kepala Terminal dan pengawas terminal, minimarket, serta pusat ATM. Kemudian di lantai 4 menurut rencana akan dibangun ruang perpustakaan umum dan ruang pengawasan pengendalian terminal.

Selain itu, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, dia memastikan penjagaan dalam area terminal akan diperketat. Setiap harinya ada tujuh petugas Dinas Perhubungan DKI yang berjaga sejak pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Menurutnya, penindakan khusus akan diterapkan kepada calo dan sopir yang tidak tertib.

Selain itu, pihak terminal juga sedang meng upayakan tersedianya CCTV yang akan ditempatkan di setiap lantai. (MEDIA INDONESIA, 18/03/2014)

Kamis, 27 Februari 2014

JAKARTA PUSAT Bus Wisata, Enak walau Macet

“SAAT ini kita sedang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, dan di sebelah kiri Bapak-Ibu adalah Balai Kota DKI Jakarta, yang merupakan tempat bertugasnya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.“

Begitulah celotehan Deddy, 25, pemandu wisata berseragam abu-abu dan celana hitam yang fasih memberikan penjelasan kepada penumpang bus bertingkat pariwisata `City Tour Keliling Jakarta melalui mikrofon di sisi depan bus setinggi 4,2 meter itu.

Dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 60 orang, bus tingkat yang menelan dana APBD 2013 sebesar Rp15 miliar itu menempuh rute sepanjang 11,7 km mulai dari Monumen Nasional, Jalan Merdeka Selatan (Balai Kota DKI Jakarta), MH Thamrin, Bundaran Hotel Indonesia, Museum Nasional, Gedung Sekretariat Negara di Harmoni, Gedung Kesenian Jakarta di Pasar Baru, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, hingga kembali lagi ke Monas sisi barat daya.

Bukan hanya sekadar melewati jalanjalan utama Ibu Kota, para penumpang bus pun diberikan pengetahuan singkat mengenai sejarah tempat atau bangunan bersejarah di Jakarta.

“Di depan, bapak ibu bisa melihat ada sebuah patung Dewa Hermes dengan satu kaki yang terangkat dan memiliki sayap.
Menurut mitologi Yunani dan kepercayaa orang-orang Eropa, Dewa Hermes ini merupakan lambang keberuntungan, Dewanya kerumunan dan pejalan kaki,“ kata Deddy saat melewati Patung Hermes di Harmoni.

Dengan penjelasan pemandu wisata yang menarik, kemacetan yang dialami para penumpang pun tak lagi berujung gerutuan. Kondisi bus yang berpendingin udara, sound system lengkap, ruangan yang bersih dan harum membuat penumpang lupa akan kemacetan di ibu kota.

“Lumayan enak, walau macet, tapi nyaman, AC-nya kenceng, ada guide-nya juga kasih informasi sejarah tempat-tempat yang kita lewati,“ ujar Timbul, 36, salah satu penumpang yang ikut meng-ajak serta istri dan kedua putranya naik bus tingkat pariwisata itu.

Saat ini sebanyak 5 bus tingkat telah siap beroperasi sejak pukul 09.00 hingga pukul 19.00 WIB setiap harinya. Adapun Minggu mulai pukul 12.00-19.00, mengingat adanya hari bebas kendaraan bermotor di Thamrin dan Bundaran HI.

“Bus wisata beroperasi sekali putaran normalnya sekitar satu jam, karena jalannya paling cepat 20 km/jam. Warga yang ingin naik bisa datang ke Monas pintu barat (air mancur Indosat) atau menunggu di 8 titik yang kita lewati bertanda city tour,“ tutup Deddy.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman, bus wisata ini masih gratis buat wisatawan. “Rencananya hingga tiga bulan ke depan masih gratis.
Tapi, jika penumpang tertib dan menjaga kebersihan bus, bus mungkin akan digratiskan terus,“ ujarnya. (*/J-2/Media Indonesia, 25/02/2014)

Jumat, 06 Desember 2013

Penyewaan Mobil di Pekanbaru

Setiap orang membutuhkan kendaraan untuk transportasi mereka melakukan aktivitas. Apalagi sebuah perusahaan yang tidak mempunyai kantor cabang di Kota Pekanbaru. Tentunya mereka akan membutuhkan penyewaan mobil. Karena tidak adanya kantor cabang tentu sudah jelas tidak memiliki kendaraan operasional untuk melakukan segala macam pekerjaan mereka di Pekanbaru.

Mengapa penulis membahas hanya seputaran kota Pekanbaru ?
Karena Kota Pekanbaru merupakan barometer perdagangan dan jasa, serta urusan pemerintahan di Provinsi Riau, tentu hal yang wajar karena Pekanbaru merupakan Ibu Kota. Beberapa perusahaan banyak yang mempunyai urusan di kota bertuah ini. Tentunya setiap kedatangan mereka akan disambut oleh Bandara Sutan Syarif Kasim apabila menggunakan transportasi udara.

Sesampainya mereka mendarat di Bandara SSK II tentu mereka memerlukan kendaraan untuk menuju kabupaten/ kota tujuan mereka. Dimana mereka akan melaksanakan perintah dari atasan atau bertemu dengan rekanan bisnis mereka.

Seperti hal yang sering terjadi rental mobil Pekanbaru Dumai sering digunakan sebagai transportasi. Karena Kota DUmai merupakan kota kedua di Riau yang sering dilirik sebagai tempat usaha bagi investor dari luar. Karena Dumai juga merupakan pintu masuk ke Riau melalui perjalanan laut. Disana banyak sekali kapal-kapal yang berlabuh.

Dikarenakan di Riau banyak sekali perusahan-perusahaan skala internasional, tentunya akan berimbas akan berdirinya perusahaan-perusahaan skala nasional dan lokal Riau. Semua ini membutuhkan mobil sebagai transportasi mereka. Makanya di Pekanbaru pertumbuhan bisnis rental mobil sangat cepat.

Begitu juga dengan munculnya usaha-usaha mandiri menyenai penyewaan mobil di Pekanbaru. Patah tumbuh hilang berganti sering terjadi, ada yang bangkrut ada yang bertahan dan ada juga yang baru memulai. Semua ini tentu tergantung kepiawaian dari pemilik usaha tersebut.

Melalui tulisan ini penulis menyampaikan kepada pengunjung, bahwa ketika anda membutuhkan rental mobil Pekanbaru sebaiknya menggunakan jasa dari Gloria Rent Car. Karena mereka berdiri secara professional dan memiliki ratusan armada. Saya akui Gloria Rent Car memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan mereka.

Senin, 02 Desember 2013

Mencari Jalan Alternatif

Datangnya musim penghujan membuat pengemudi harus lebih waspada menghadapi potensi kemacetan lalu linas yang terjadi karena genangan air. Pengendara, sebaiknya mulai mencari tahu jalur alternatif agar tak terjebak dalam kemacetan.

Hal itu coba diterapkan pula General Manager Datsun Bisnis Unit Indonesia Indriani Hadiwidjaja dalam perjalanan sehari-hari dari kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara menuju pusat Ibu Kota. Bertolak dari rumah sekitar 07:15, Indriani biasanya sampai ke kantor 60 menit kemudian.
"Dengan rutinitas jarak tempuh yang segitu-gitu saja harusnya sudah ada gambaran perjalanan. Dan kalau menemui jalan macet cobalah cari tahu penyebabnya, walau biasanya mobilistas di Jakarta sudah memaklumi kemacetan itu," ujarnya.

Indriani mengatakan sebaiknya jangan hanya berhenti pada mencari tahu sumber kemacetan. Namun, paparnya, pengemudi haru berinisiatif untuk segera mencari jalan alternatif. Jangan salah, pencarian rute lain buka untuk mempersingkat jarak tempuh. Hal ini lebih bertujuan untuk mengefesienkan perjalanan agar tidak cuma dihabiskan dengan terjebak di tengah kemacetan. Indriani menuturkan saat musim hujan sebaiknya pengemudi sudah tahu dimana saja titik potensial banjir. Tujuannya, agar ketika hujan deras bisa langsung menghindari lokasi itu.

"Harus tahu titik bajir itu ada dimana saja agar waspada. Bisa cek di Twitter TMC Polda Metro. Lalu upayakan tidak lewat situ karena bisa berdampak panjang," katanya


Sumber Media Cetak : Bisnis Indonesia, 24 November 2013

Selasa, 05 November 2013

Jakarta Timur : Ratusan Jalan Rusak Segera Diperbaiki

Setidaknya 444 titik jalan rusak di Jakarta Timur akan diperbaiki Sudin PU Jalan Jakarta Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 360 titik telah diperbaiki sepanjang Januari hingga November 2013 ini. Sedangkan sisanya ditargetkan rampung pada awal Desember mendatang.

Perbaikan titik jalan rusak ini menggunakan dana tak terprediksi. Namun, karena volume masing-masing titik sangat kecil pekerjaan perbaikan itu tidak melibatkan proses lelang. Salah satu jalan yang tengah dalam prose perbaikan itu adalah, jalan Kayumas Tengah 6, Kayuputih, PuloGadung. Perbaikan jalan dengan volume 700 meter ini prosesnya telah mencapai 50 persen. Perbaikan itu sesuai usulan wargta RT 03/09, Kelurahan Kayu Putih.

Jalan dengan lebar sekitar tujuh meter ini sebelumnya memang rusak parah. Hal ini karena genangan air saat hujan deras yang kerap terjadi di jalan tersebut. Terlebih di pinggir kiri dan kanan jalan tersebut tidak tersedia saluran air, sebagaimana mestinya. Akibatnya, aspal jalan rusak tergerus air hujan. "Dari dulu jalan ini memang rusak parah, warga berulangkali mengusulkan agar dilakukan perbaikan. Alhamdulillah baru kali ini didengar dan sekarang dalam proses perbaikan," ujar Mulyono, 45, warga setempat.

Kasie Pemeliharaan Jalan Sudin PU Jalan Jakarta Timur, Ahmad Yazied mengatakan, perbaikan jalan di Jalan Kanyumas Tengah 6 ini merupakan satu dari 444 titik jalan yang sedang diperbaiki tahun ini. Seluruh perbaikan jalan menggunakan dana tak terprediksi tahun 2013. Itu karena volume setiap titik perbaikan terbilang keci, sehingga tidak dilakukan pelelangan.


"Jalan rusak ini umumnya karena tergerus oleh genangan air hujan. Biasanya jalan tersebut di samping kiri kananya tidak tersedia saluran air, sehingga saat hujan air mudah tergenang," ungkapnya.

Hal ini yang membuat aspal jalan cepat tergerus dan rusak. Perbaikannya menggunakan dana tak terprediksi dan setiap titik nilanya berbeda-beda.

Namun, Yazied enggan menyebutkan nilai anggran di setiap titik perbaikan jalan saat ini masih berlangsung. Dikatakan ke-444 titik tersebar di 10 kecamatan di Jakarta TImur. Sebagian jalan ini merupakan hasil laporan dari warga yang mengeluhkan adanya jalan rusak.

Seperti yang terjadi di Jl Kayumas Tengah 6, Kayuputij. Sebagian lagi merupakan hasul penyisiran SUdin PU Jalan Jakarta Timur seperti Jalan Al Hidayat, tepatnya di RT 003-004 RW 05, Kramat Jati, yang telah rampung 50 persen. Kemudian Jl AMD 28, Kramat Jati, Jalan Kelurahan 2, Duren Sawit dan Jalan P2KP RW03 Cipinang Melayu, Makasar.

Selain itu, perbaikan jalan berupa pemeliharaan berat juga dilakukan, yakni dengan layer hotmix di Jalan Wijayakusuma, Duren Sawit, Jalan Pulomas 3. Kemudian Jalan Pelitur 1 dan 2, Pulogadung.


Sumber Media Cetak : Indopos, 5 November 2013, Halaman 5.

Senin, 28 Oktober 2013

Dukuh Atas Akan Jadi Sentra Transportasi Massal

Rental Mobil Jakarta - Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, bakal menjadi sejarah dalam pengembangan transportasi massal di Ibu Kota. Pasalnya, selain untuk stasiun mass rapid transit (MRT), Dukuh Atas juga dibangun untuk jadi sentra hubungan intermoda.
Stasiun itu nantinya berhubungan dengan moda transportasi massal lainnya, seperti kereta rel listrik (KRL), kereta bandara transportasi air di Kanal Banjir Darat.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestani mengatakan pembangunan kontruksi fisik akan  dilakukan di Taman Dukuh Atas untuk merealisasikan rencana tersebut. " Stasiun Dukuh Atas diharapkan dapat dijadikan hubungan untuk titik integrasi dengan moda transportasi lainnya," ujarnya di Jakarta, 22 Oktober 2013.
Ia menambahkan, groundbreaking pengerjaan fisik MRT di Taman Dukuh Atas, Jl Tanjung Karang, Jakarta Pusat, akan dihubungkan dengan transportasi massal lainnya sesuai program transportasi berdasarkan Pola Transportasi Makro Jakarta.

Menurut dia, groundbreaking merupakan pekerjaan sipil yang disebut sole protection, yaitu memperkuat dinding tanah supaya memiliki penyangga atau retaining wall yang kuat. Dengan demikian, saat pengerjaan penggalian tanah dilakukan, permukaan tanah di atas tidak bergeser atau longsor.
" Meskipun terlihat sederhana, pekerjaan ini sangat esensial. Sangat diperlukan terutama dalam penggalian stasiun bawah tanah nanti," imbuh Dono.

Adapun pekerjaan konstruksi fisik di Taman Dukuh Atas, lanjutnya merupakan persiapan bagian pengerjaan tunneling yang akan menggunakan alat tunnel bor machine. Penggunaan alat itu akan dimulai dari Stasiun Bundaran HI pada 2015 mendatang.
Setelah Dukuh Atas, titik berikutnya yang akan dilakukan proses pekerjaan fisik ialah di Jalan Sisingamaraja di depan Kementrian Luar Negeri. Titik itu akan dijadikan stasiun layang.

Ia pun memperkirakan masa konstruksi MRT Jakarta yang dimulai 10 Oktober lalu akan berlangsung hingga awal 2018. Sepanjang rute tahap pertama itu akan dibangun satu depo di Lebak Bulus ditambah enam stasiun layang, yaitu Jl Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Jalan Sisingamaraja.
Selain itu, dibangun enam stasiun bawah tanah, yaitu Bundaran Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.
Total panjang rute tahap pertama itu ialah 16 kilometer. Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Muhammad Nasir menambahkan, MRT akan menggunakan teknologi canggih. Namun, rel yang dipakai tetap sama dengan yang digunakan PT Kereta Api Indonesia. Hal itu untuk memudahkan integrasi dengan fasilitas milik PT KAI yang sudah ada.

Selain penggunaan rel yang sama dengan PT KAI, jalur MRT juga langsung dibuat ganda. Pembangunan MRT diperkirakan membutuhkan waktu lima tahun.

Sumber Media Cetak : Media Indonesia, 21 Oktober 2013.

Minggu, 08 September 2013

Berharap Swasta Sumbang Bus Wisata

Rental Mobil Jakarta - Untuk memudahkan para wisatawan domestik ataupun mancanegara menikmati pariwisata di Kota Jakarta, Pemerintah DKI Jakarta akan menyediakan bus wisata gratis. Dalam pengadaan bus tingkat wisata, pemerintah provinsi akan melibatkan pihak swasta.
Demikian dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota. Menurut Ahok, sapaan akrab Basuki beberapa perusahaan swasta akan dilibatkan dalam program tersebut.

"Mereka bisa sumbang bus. Nanti bantu juga untuk pasang iklan LED. Produksi dari mereka, gantinya bisa branding di bus. Pemprov bisalah mejeng sedikit, ya kita nego saja nanti kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu menambahkan jumlah bus yang dibutuhkan untuk jalur Monumen Nasional - Blok M idealnya mencapai 14 unit. Namun, sayangnya anggaran Rp 17,5 miliar dari pihaknya baru bisa menyediakan lima unit bus tingkat.

Harga bus tingka jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga bus trans-Jakarta. Harga bus tingkat hanya Rp 2 miliar per unit.
Pemprov DKI Jakarta sendiri sebenarnya sudah mengundang PT Sido Muncul Irwan Hidayat, pihaknya akan membahasa soal Iklan di Bus Tingkat wisata yang akan mulai beroperasi November.
"Tidak bahas soal sumbangan bus, hanya soal iklan. Lagi pula saya kemari karena mau ketemu Pak Jokowi, kan belum pernah kenalan," tandas Iwan.

Bus pariwisata yang akan di cat dengan warna cerah itu nantinya akan melintasi rute blok M - MOnumen Nasional (Monas) - Kota Tua - Gaja Mada - Hayam Wuruk - Juanda.
Bus tingkat tersebut juga nantinya akan ditujukan untuk seluruh warga, baik pekerja, maupun turis dan tidak dikenaik tarif alias gratis.
Sumber Media Indonesia, 27 Agustus 2013.
Note : Pengusaha rental mobil Jakarta menyambut baik program bus wisata ini. Karena memberikan luang kepada masyarakat dari sisi transportasi dan memberikan dampak kepada wisatawan domestik untuk mengenal kota Jakarta.